Dibawah ini ada beberapa tips cara gaul ala Rasulullah :
1.Menebarkan salam
Mengucapkan salam merupakan wujut peratian seseorang kepada aorang lain. Iapun merupakan kuncci surga.Didalam hadist yang diriwayatkan Abu Hurarirah, Rasulullah berkata:"kalian tidak akan masuk syurga hingga kalian beriman,kalian tidak beriman hingga kalian mencintai.Maukan aku tunjukan sesuatu yang apa bila kalian lakukan niscaya kalian akan saling menyinta, sebarkan salam diantara kalian. (HR. Muslim)
2. Senyummu untuk saudaramu adalah sedekah
Sebuah senyuman mempunyai banyak pengaruh diantaranya menunjukan kepribadian seseorang,melapangkan dada pada pertemuan-pertemuan.Selanjutnya akan memancarkan perkenalan dan pembicaran.
3. Panggillah temanmu dengan panggilan yang ia sukai
Kalau kita membiasakan diri memanggil teman dengan panggilan yang disukai,nggak akan terjadi panggilan yang saling mengejek. Lebih baik kita tanyakan saja apakah dia suka dipanngil seerti itu.Kalo dia nggak suka ,tanya panggilan apa yang dia sukai.
4.Aku mencintaimu karena Allah
Dalam sebuah riwayat ,cinta itu ada tiga ,cinta kepada orang mukmin dijalan Allah dan tanda cinta itu adalah menghindarkan diri dari menggnggu mereka dan selalu memberikan kebaikan pada mereka.Yang kedua cinta kepada Rasulullah dicirikan dengan cinta kepada sunnahnya. Dan yang ketiga adalah cinta kepada Allah,cinta kepada adalah cinta yang sebesar-besarnya.Cinta kepada Allah dengan cara mendahulukan ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan
5.Berjabat tangan ketika berjumpa
Dikatakan kepada Abu Dzar,apakah Rasulullah selalu berjawat tangan dengan kalian ketika berjumpa dengan beliau.Maka Abu Dzarberkata:"Tidak aku berjumpa dengan Rasulullah kecuali beliau menjabat tanganku.
6.Akhlayul karimah
Rasulullah bersbda:"Sungguh orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik budi pekertinya, dan ditanyakan kepada beliau apakah yang paling banyak Beliau berkata taqwalah kepada Allah dan baik budi.Baik akhlak bentuknya bisa macam-maxam,g perlu ngeluarin biaya banyak kamu udah bia menghargai temenmu.
Minggu, 21 Juni 2009
Selasa, 16 Juni 2009
Pernikahan dalam Islam
" Demi Allah. sesungguhnya akulah orang yang paling takut dan taqwa kepada Allah diantara kalian. Tetapi aku berpuasa dan berbuka shalat dan tidur.Aku mengawini wanita,maka barang siapa yang enggan mengikuti sunahku, dia bukan dari golonganku." (Al hadist)
Allah SWT menjadikan makhluk didunia ini berpasang-pasangan,tidak hanya manusia namunjuga termasuk binatang." Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allahh (QS.Adz-Dzariyaat 49).Allah mencitakan manusia sebagai makhluknya yang paling mulia sehingga Allah menghendaki manusia manusia berpasang-pasangan melalui ikatan yang suci,ijab dan kabul.
Pernikaha merupakan sunah nabi Muhammad SAW . Melalui lembaga perkawinan martabat manusia diangkat oleh islam. Oleh sebab itu nabi Muhammad bersabda untuk menggalakan pernikahan "Wahai para pemuda, siapa yang sanggup berumah tangga supaya kawin"(Al Hadist)
Nilai sebuah pernikahan amatlah tinggi.Dengan melakukan pernikahan berarti seorang mualim/ah telah menyempurnakan separo dari agama.Seperti sabda Rasulullah: "Apabila seorang hamba telah kawin, maka sesungguhnya dia telah menyempurnakan separo dari agamanya, maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dengan separo lagi."(HR Al-Baihaqi)
Pernikahan adalah gerbang untuk membentuk sebuah rumah tangga.Dalam rumah tangga status dan peran dua makhluk Allah berubah. Pendeknya melalui pernikahan manusia menempuh hidup baru.
Menurut Al-Quran tujuan utama pernikahan adalah membenyuk keluarga Sakinah (tenanh,tentram) Mawadah(cinta,gairah) dan Rahmah(kasih sayang). Hidup dalam rumah tangga yang bahagi laksanakan berada di surga. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW "Baiti Jannati" rumah tanggaku adalah surga bagiku.
Hikmah Perkawinan :
Allah SWT menjadikan makhluk didunia ini berpasang-pasangan,tidak hanya manusia namunjuga termasuk binatang." Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allahh (QS.Adz-Dzariyaat 49).Allah mencitakan manusia sebagai makhluknya yang paling mulia sehingga Allah menghendaki manusia manusia berpasang-pasangan melalui ikatan yang suci,ijab dan kabul.
Pernikaha merupakan sunah nabi Muhammad SAW . Melalui lembaga perkawinan martabat manusia diangkat oleh islam. Oleh sebab itu nabi Muhammad bersabda untuk menggalakan pernikahan "Wahai para pemuda, siapa yang sanggup berumah tangga supaya kawin"(Al Hadist)
Nilai sebuah pernikahan amatlah tinggi.Dengan melakukan pernikahan berarti seorang mualim/ah telah menyempurnakan separo dari agama.Seperti sabda Rasulullah: "Apabila seorang hamba telah kawin, maka sesungguhnya dia telah menyempurnakan separo dari agamanya, maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dengan separo lagi."(HR Al-Baihaqi)
Pernikahan adalah gerbang untuk membentuk sebuah rumah tangga.Dalam rumah tangga status dan peran dua makhluk Allah berubah. Pendeknya melalui pernikahan manusia menempuh hidup baru.
Menurut Al-Quran tujuan utama pernikahan adalah membenyuk keluarga Sakinah (tenanh,tentram) Mawadah(cinta,gairah) dan Rahmah(kasih sayang). Hidup dalam rumah tangga yang bahagi laksanakan berada di surga. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW "Baiti Jannati" rumah tanggaku adalah surga bagiku.
Hikmah Perkawinan :
1. Memelihara kelangsungan jenis manusia
2. Untuk melanjutkan dan memelihara keturunan
3. Menjadi media menyalurkan dorongan-dorongan
alami melalui saluran yang sehat dan bertanggung
jawab.
4. Memberikan ketengan jiwa.
5. Memelihara masyarakat dari kemerosotan moral.
6. Menghaluskan rasa keibuan dan kebapakan
A. Memilih jodoh
1.Mengutamakan agamanya
" Wanita itu dinikahi karena empat perkara:karena hartanya, karena
keturunannya,karena kecantikannya,dan karena dien(agama)nya,
Dapatkanlah wanita karena diennya niscaya kamu akan bahagia.
" Barang siapa yang mengawini wanita karena kemuliaannya maka Allah
tidak akan menambah kepadanya selain dari kehinaan."
" Barang siapa yang mengawini karna hartanya maka Allah tidak akan
menambahkan kepadanya selain kemiskinan."
" Barang siapa mengawani wanita berdasarkan kedudukannya maka Allah
tidak akan menambahkan kepadanya selain kerendahan.
" Dan barang siapa yang mengawini wanita hanya karena ia mengiginkan
wanita itu menjaga pandangannya, memelihara kemaluannya atau
menyambung ikatan kekeluargaannya. MakaAllah akan memberkatinya
pada wanita itu dan memberkati wanita itu kepadanya."(HR Ath-Thabrani
2.Wanita Shalehah
Dalam sebuah hadist diriwayatkan "Dunia ini adalah perhiyasan,dan sebaik-baik perhiyasan adalah wanita shalehah."(HR Muslim). Rasulullah memberikan kriteria wanita shalehah sebagai berikut:" perempuan yang terbaik yaitu; Bila kau lihat menyenangkan,bila kau perintah mematuhi, bila kau beri janji diterimanya dengan baik dan bila kau pergi ia menjaga diri dan hartamu dengan baik."(HR Nasa'i dan lain-lain,shahih)
3. Berdasarkan Keturunan dan Kemuliaan
Rasulullah SAW menganjurkan bagi para pemuda yang akan menikah untuk mengutamakan kebaikan,kemuliaan, dan kemaslahatan.Ad-Duruquthni, Al-Askari dan Ibnu 'Aditelah meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri secara marfu; " Jaihilah oleh kalian rumput hijau yang berada di tempat kotor".
Mereka bertanya "Apakah yang dimaksut rumput hijau yang tumbuh ditempat kotor itu,Wahai Rasulullah?" Beliau menjawab Yaitu wanita yang sangat cantik,yang tumbuh(berkembang) di tempat yang tidak baik."
4.Mengutamakan orang jauh(dari kekerabatan)
Rasulullah bersabda :"Janganlah kamu sekalian menikahi kaun kerabat. Sebab anak itu akan mewariskan anak yang lemah jasmani dan bodoh." Dan selanjutnya Rasulullah bersabda:"Carilah oleh kamu sekalian wanita-wanita yang jauh dan janganlah mencari wanita-wanita yang dekat.Kedua hadist ini belum mendapatkan takhrij namun dapat dibuktikan secara ilmiyah. Menurut teori Hereditas perkawinan dengan kerabat akan memberi peluang yang lebih besar munculnya sifat-sifat resesif.
5. Mengutamakan Gadis-Gadis
Dalam senuah riwayat Aisyah ra berkata pada Rasulullah :
"Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu jika engkau turun pada suatu lembah yang didalamnyaterdapat sebatang pohon yang telah dimakan daripadanya dan sebatang yang belum dimakan dari padanya. Dimanakah engkau mengembalakan untamu?"Rasulullah menjawab:"pohin yang belum digembalakan dari padanya.Aisyah berkata "Maka aku ini adalah pohon (yang belum digembalakan dari padanya) itu (HR Al Bukhari)
6. Wanita yang banyak melahirkan
" kawinilah olehmu sekalian wanita-wanita yang banyak melahirkan anak dan Karena sesungguhnya aku ingin mempunyai banyak umat dari kalian semua."(HR Abu Daud,Annasa'i dan Al Hakim)
B.Memilih Suami
Sebagai pedoman bagi orang tua untuk memilih menantu dan wanita yang hendak memilih suami, Rasulullah bersbda:
" Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaknya,
hendaklah kamu nikahkan dia.Karena apabila kamu menolaknya niscaya
akan terjadi fitnah dimuka bumi dan kerusakan yang luas."
(HR.Tirmidzi dan Ahmad)
Seorang lelaki penah bertanya kepada cucu Rasulullah, Hasan bin 'Ali :" Saya memiliki seorang putri .Siapakah yang patut menjadi suaminya menurut anda?" Dijawabnya:" Seorang laki-laki yang taqwa kepada Allah.Sebab jika ia senang ia akan sudi menghormatinya dan apabila dia marahia tidak suka berbuat zalim padanya."
Sedangkan "Aisyah pernah berkata :" Kawin adalah perbudakan karena itu hendaklah seseorang memperhatikan kepada siapa ia melepaskan anak perempuannya."
Dengan uraian diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa agama dan akhlak adalah yang utama di dalam memilih calon suami maupun istri.
( Bahan dari berbagai sumber)
2. Untuk melanjutkan dan memelihara keturunan
3. Menjadi media menyalurkan dorongan-dorongan
alami melalui saluran yang sehat dan bertanggung
jawab.
4. Memberikan ketengan jiwa.
5. Memelihara masyarakat dari kemerosotan moral.
6. Menghaluskan rasa keibuan dan kebapakan
A. Memilih jodoh
1.Mengutamakan agamanya
" Wanita itu dinikahi karena empat perkara:karena hartanya, karena
keturunannya,karena kecantikannya,dan karena dien(agama)nya,
Dapatkanlah wanita karena diennya niscaya kamu akan bahagia.
" Barang siapa yang mengawini wanita karena kemuliaannya maka Allah
tidak akan menambah kepadanya selain dari kehinaan."
" Barang siapa yang mengawini karna hartanya maka Allah tidak akan
menambahkan kepadanya selain kemiskinan."
" Barang siapa mengawani wanita berdasarkan kedudukannya maka Allah
tidak akan menambahkan kepadanya selain kerendahan.
" Dan barang siapa yang mengawini wanita hanya karena ia mengiginkan
wanita itu menjaga pandangannya, memelihara kemaluannya atau
menyambung ikatan kekeluargaannya. MakaAllah akan memberkatinya
pada wanita itu dan memberkati wanita itu kepadanya."(HR Ath-Thabrani
2.Wanita Shalehah
Dalam sebuah hadist diriwayatkan "Dunia ini adalah perhiyasan,dan sebaik-baik perhiyasan adalah wanita shalehah."(HR Muslim). Rasulullah memberikan kriteria wanita shalehah sebagai berikut:" perempuan yang terbaik yaitu; Bila kau lihat menyenangkan,bila kau perintah mematuhi, bila kau beri janji diterimanya dengan baik dan bila kau pergi ia menjaga diri dan hartamu dengan baik."(HR Nasa'i dan lain-lain,shahih)
3. Berdasarkan Keturunan dan Kemuliaan
Rasulullah SAW menganjurkan bagi para pemuda yang akan menikah untuk mengutamakan kebaikan,kemuliaan, dan kemaslahatan.Ad-Duruquthni, Al-Askari dan Ibnu 'Aditelah meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri secara marfu; " Jaihilah oleh kalian rumput hijau yang berada di tempat kotor".
Mereka bertanya "Apakah yang dimaksut rumput hijau yang tumbuh ditempat kotor itu,Wahai Rasulullah?" Beliau menjawab Yaitu wanita yang sangat cantik,yang tumbuh(berkembang) di tempat yang tidak baik."
4.Mengutamakan orang jauh(dari kekerabatan)
Rasulullah bersabda :"Janganlah kamu sekalian menikahi kaun kerabat. Sebab anak itu akan mewariskan anak yang lemah jasmani dan bodoh." Dan selanjutnya Rasulullah bersabda:"Carilah oleh kamu sekalian wanita-wanita yang jauh dan janganlah mencari wanita-wanita yang dekat.Kedua hadist ini belum mendapatkan takhrij namun dapat dibuktikan secara ilmiyah. Menurut teori Hereditas perkawinan dengan kerabat akan memberi peluang yang lebih besar munculnya sifat-sifat resesif.
5. Mengutamakan Gadis-Gadis
Dalam senuah riwayat Aisyah ra berkata pada Rasulullah :
"Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu jika engkau turun pada suatu lembah yang didalamnyaterdapat sebatang pohon yang telah dimakan daripadanya dan sebatang yang belum dimakan dari padanya. Dimanakah engkau mengembalakan untamu?"Rasulullah menjawab:"pohin yang belum digembalakan dari padanya.Aisyah berkata "Maka aku ini adalah pohon (yang belum digembalakan dari padanya) itu (HR Al Bukhari)
6. Wanita yang banyak melahirkan
" kawinilah olehmu sekalian wanita-wanita yang banyak melahirkan anak dan Karena sesungguhnya aku ingin mempunyai banyak umat dari kalian semua."(HR Abu Daud,Annasa'i dan Al Hakim)
B.Memilih Suami
Sebagai pedoman bagi orang tua untuk memilih menantu dan wanita yang hendak memilih suami, Rasulullah bersbda:
" Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaknya,
hendaklah kamu nikahkan dia.Karena apabila kamu menolaknya niscaya
akan terjadi fitnah dimuka bumi dan kerusakan yang luas."
(HR.Tirmidzi dan Ahmad)
Seorang lelaki penah bertanya kepada cucu Rasulullah, Hasan bin 'Ali :" Saya memiliki seorang putri .Siapakah yang patut menjadi suaminya menurut anda?" Dijawabnya:" Seorang laki-laki yang taqwa kepada Allah.Sebab jika ia senang ia akan sudi menghormatinya dan apabila dia marahia tidak suka berbuat zalim padanya."
Sedangkan "Aisyah pernah berkata :" Kawin adalah perbudakan karena itu hendaklah seseorang memperhatikan kepada siapa ia melepaskan anak perempuannya."
Dengan uraian diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa agama dan akhlak adalah yang utama di dalam memilih calon suami maupun istri.
( Bahan dari berbagai sumber)
Mutiara Qur'ani
"Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dantidak menganjurkan memberi makan fakir miskin."(Al Ma'un 1-3)
" Kecelakaanlah bagi para pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Dia mengira harta itu akan mengekalkannya. sekali-kali tidak ! sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan kedalam Huthamah "(Al Humazah 1-4)
" Ketauhilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan,perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan diakhirat nanti ada azab yang lebih keras dan ampunan dari Allah serta keridhoannya. Dan kehidupan dunia ini,tidak lain adalah kesenangan yang menipu."(Al Hadid : 20)
" Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (Ali Imbran : 185)
" Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai senda gurau dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia."(Al-An'aam:70)
"Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan Akhirat?" (At-Taubah: 38)
".....orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka,dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." (Huud :116)
" Kecelakaanlah bagi para pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Dia mengira harta itu akan mengekalkannya. sekali-kali tidak ! sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan kedalam Huthamah "(Al Humazah 1-4)
" Ketauhilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan,perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan diakhirat nanti ada azab yang lebih keras dan ampunan dari Allah serta keridhoannya. Dan kehidupan dunia ini,tidak lain adalah kesenangan yang menipu."(Al Hadid : 20)
" Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (Ali Imbran : 185)
" Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai senda gurau dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia."(Al-An'aam:70)
"Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan Akhirat?" (At-Taubah: 38)
".....orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka,dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." (Huud :116)
Rabu, 13 Mei 2009
DOA SEORANG HAMBA
Ya Allah....
Ini air mataku yang tumpah kerana menyesali dosa
Ini sujudku yang menginsafi rasa kehambaan diri
Ini tanganku yang memohon keampunan dan rahmat-Mu
Ini wajahku yang menghadap-Mu dengan rasa kehinaan
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai saksi di akhirat.....
Bahawa aku pernah merintih keampunan daripada-Mu
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai pemberat ketika amalanku di timbang.
Sesungguhnya terlalu gentar hati ini apabila mengenangkannya
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai penyelamat ketika di humban ke dalam api neraka-Mu....
Sesungguhnya tiada amalanku yang layak untuk menyelamatkan diri.
Tuhan.....
Tiada amalanku yang dapat di persembahkan sempurna kepada-Mu....
Kerana kebaikanku telah di tembusi kejahatanku
Melainkan hanya ini yang menjadi harapan....
Air mata penyesalan, sujud seorang hamba, tangan yang sentiasa mengharap rahmat-Mu dan wajah yang malu memandang-Mu.
Meskipun rayuan setinggi gunung,
Namun ....
Kesangsian datang di celah harapan
Apakah air mata yang mengalir seikhlas air mata penyesalan Nabi Adam selama 200 tahun hingga bumi terbelah menjadi sungai ?
Apakah sujudku ini sehebat Uwais Al Qarni yang merintih hingga dini hari?
Apakah tanganku ini menadah serta memohon seperti ketulusan tangan Siti Mariam yang merayu ke hadrat Ilahi?
Apakah sujudku yang mengadap-Mu ini seperti Rabiatul Adawiyah yang mengadap-Mu dengan rasa kehinaan?
Semua kesangsian ini Ya Allah mendatangkan kegentaran di dada untuk mengadap-Mu.....
Tetapi.......
Hanya ini yang ada padaku.....
Ya Allah..
Rabbulizzati..
Ampunilah dosa hamba-Mu yang hina ini...
AminYa Rabbalalamin..
Ini air mataku yang tumpah kerana menyesali dosa
Ini sujudku yang menginsafi rasa kehambaan diri
Ini tanganku yang memohon keampunan dan rahmat-Mu
Ini wajahku yang menghadap-Mu dengan rasa kehinaan
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai saksi di akhirat.....
Bahawa aku pernah merintih keampunan daripada-Mu
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai pemberat ketika amalanku di timbang.
Sesungguhnya terlalu gentar hati ini apabila mengenangkannya
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai penyelamat ketika di humban ke dalam api neraka-Mu....
Sesungguhnya tiada amalanku yang layak untuk menyelamatkan diri.
Tuhan.....
Tiada amalanku yang dapat di persembahkan sempurna kepada-Mu....
Kerana kebaikanku telah di tembusi kejahatanku
Melainkan hanya ini yang menjadi harapan....
Air mata penyesalan, sujud seorang hamba, tangan yang sentiasa mengharap rahmat-Mu dan wajah yang malu memandang-Mu.
Meskipun rayuan setinggi gunung,
Namun ....
Kesangsian datang di celah harapan
Apakah air mata yang mengalir seikhlas air mata penyesalan Nabi Adam selama 200 tahun hingga bumi terbelah menjadi sungai ?
Apakah sujudku ini sehebat Uwais Al Qarni yang merintih hingga dini hari?
Apakah tanganku ini menadah serta memohon seperti ketulusan tangan Siti Mariam yang merayu ke hadrat Ilahi?
Apakah sujudku yang mengadap-Mu ini seperti Rabiatul Adawiyah yang mengadap-Mu dengan rasa kehinaan?
Semua kesangsian ini Ya Allah mendatangkan kegentaran di dada untuk mengadap-Mu.....
Tetapi.......
Hanya ini yang ada padaku.....
Ya Allah..
Rabbulizzati..
Ampunilah dosa hamba-Mu yang hina ini...
AminYa Rabbalalamin..
40 TANGGUNG JAWAB ANAK TERHADAP ORANG TUA
27.TIDAK MENDENDAM KEPADA ORANG TUA
Kadang kala anak dan orang tua sering berselisih faham.Bagaimana kalau anak yang berada dipihak yang benar?biasanya orang tua jarang yang mau menerimanya sehingga membuat meraka marah besar bahkan sampai mengusir dari rumah.Jadi bagaimana anak harus bersikap menghadapi keadaan yang seperti ini.Dalam QS.Maryam(19) ayat 47-48 ALLAH befirman yang artinya:"(Ibrahim) berkata:"Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu,akuakan memintakan ampunan bagimu kepada tuhanku.Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.Dan aku akan menjauhkan diri dari kamu dan dari apa yang kamu seru selain dari ALLAH,dan aku akan berdo"a kepada Tuhanku,mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdo'a kepada Tuhanku."
Ayat diatas menjelaskan bagaimana sikap Nabi Ibrahim kepada orang tuanya,walau dia diancam tetapi Nabi Ibrahim tetap lemah lembut pada orangtuanya.Mempunyai sifat dendam sungguh sangat tidak baik,untuk itu sudah sebaiknya kita menjadi orang pemaaf apa lagi kepada orang tua yang telah membesar kita.
28.TIDAK MERASA DAPAT MEMBALAS JASA ORANG TUA
Pada masa sahabat Ibnu 'Umar,pernah terjadi suatu peristiwa seorang lelaki yang mengendong ibunya yang sudah tua untuk tawaf sebanyak tujuh kali.Setelah selesai ia menemui Abnu Umar danbertanya:"Wahai Ibnu Umar apakah menurut pendapat anda saya sudah dapat membalas jasa ibuku?"Jawabnya:"Tidak,sekalipun hanya satu tarikan nafas.
Pengorbanan yang diberikan orang tua kepada anak tidak dapat dinilai dengan materi betapanpun besarnya.Bisakah kita mengganti bagaimana ibu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari,betapa sakitnya waktu melahirkan.Hari bertambah kita makin besar bagaimana pula ibu menyusukan kita.dengan sabar kedua orang tua terus membimbing kita hingga menjadi orang,tidak sedikitpun mereka mengeluh.Semua itu mereka lakukan dengan tulus.
Tiada hal yang membuat orang tua bahagia didunia ini lebih dari pada prilaku anaknya yang baik kepada mereka,taat kepada ALLAH dan RasulNya.Oleh karena itu anak yang saleh dan bertaqwa kepada ALLAH tidak boleh menghitung jasa dirinya kepada orang tuanya,apalagi merasa dapat membalas jasa orang tua.Anggapan anak yang seperti ini adalah salah satu perbuatan durhaka kepada orang tua.
29.MEMINTA IZIN ORANG TUA SEBELUM PERGI JIHAT
Dalam hadits berikut dijelaskan:
Dari Abdullah bin Amr,ujarnya:"Telah datang seseorang laki-laki kepada Nabi saw minta izin untuk pergi berjihat,tetapi Beliau menjawab:"Apakah kedua orang tuamu masih hidup?"Jawabnya:"Masih"Sabdanya:"Berjihatlah kamu (dalam memelihara)keduanya."(HR Bukhari dan Muslim)
Jihat mempunyai dua pengertian yaitu jihat khusus dan jihat umum.Jihat khusus adalah bertempur menghadapi musuh-musuh islam yang menyerang islam.Adapun jihat umum adalah Jihat di segala bidang kehidupan untuk menegakan kalimatullah.
Jihat dikatakan sebagai keharusan utama bila memenuhi salah satu dari tiga keadaan ini yaitu :
1.Musuh telah menyerbu negri islam
2.Imam atau negara telah memilih maju untuk perang
3.Tentara reguler tidak cukup untuk menghadapi musuh
Orang tua kandung memang wajar mendapatkan pengabdian utama dari para putra putrinya.Karena ALLAH telah mewajibkan untuk berbakti kepada orang tua srta anak menjalankan kewajibannya kepada ALLAH.Oleh karena itu anak harus mendapat izin dari orang tuanya sebelum ia pergi ke medan jihat.
Kadang kala anak dan orang tua sering berselisih faham.Bagaimana kalau anak yang berada dipihak yang benar?biasanya orang tua jarang yang mau menerimanya sehingga membuat meraka marah besar bahkan sampai mengusir dari rumah.Jadi bagaimana anak harus bersikap menghadapi keadaan yang seperti ini.Dalam QS.Maryam(19) ayat 47-48 ALLAH befirman yang artinya:"(Ibrahim) berkata:"Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu,akuakan memintakan ampunan bagimu kepada tuhanku.Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.Dan aku akan menjauhkan diri dari kamu dan dari apa yang kamu seru selain dari ALLAH,dan aku akan berdo"a kepada Tuhanku,mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdo'a kepada Tuhanku."
Ayat diatas menjelaskan bagaimana sikap Nabi Ibrahim kepada orang tuanya,walau dia diancam tetapi Nabi Ibrahim tetap lemah lembut pada orangtuanya.Mempunyai sifat dendam sungguh sangat tidak baik,untuk itu sudah sebaiknya kita menjadi orang pemaaf apa lagi kepada orang tua yang telah membesar kita.
28.TIDAK MERASA DAPAT MEMBALAS JASA ORANG TUA
Pada masa sahabat Ibnu 'Umar,pernah terjadi suatu peristiwa seorang lelaki yang mengendong ibunya yang sudah tua untuk tawaf sebanyak tujuh kali.Setelah selesai ia menemui Abnu Umar danbertanya:"Wahai Ibnu Umar apakah menurut pendapat anda saya sudah dapat membalas jasa ibuku?"Jawabnya:"Tidak,sekalipun hanya satu tarikan nafas.
Pengorbanan yang diberikan orang tua kepada anak tidak dapat dinilai dengan materi betapanpun besarnya.Bisakah kita mengganti bagaimana ibu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari,betapa sakitnya waktu melahirkan.Hari bertambah kita makin besar bagaimana pula ibu menyusukan kita.dengan sabar kedua orang tua terus membimbing kita hingga menjadi orang,tidak sedikitpun mereka mengeluh.Semua itu mereka lakukan dengan tulus.
Tiada hal yang membuat orang tua bahagia didunia ini lebih dari pada prilaku anaknya yang baik kepada mereka,taat kepada ALLAH dan RasulNya.Oleh karena itu anak yang saleh dan bertaqwa kepada ALLAH tidak boleh menghitung jasa dirinya kepada orang tuanya,apalagi merasa dapat membalas jasa orang tua.Anggapan anak yang seperti ini adalah salah satu perbuatan durhaka kepada orang tua.
29.MEMINTA IZIN ORANG TUA SEBELUM PERGI JIHAT
Dalam hadits berikut dijelaskan:
Dari Abdullah bin Amr,ujarnya:"Telah datang seseorang laki-laki kepada Nabi saw minta izin untuk pergi berjihat,tetapi Beliau menjawab:"Apakah kedua orang tuamu masih hidup?"Jawabnya:"Masih"Sabdanya:"Berjihatlah kamu (dalam memelihara)keduanya."(HR Bukhari dan Muslim)
Jihat mempunyai dua pengertian yaitu jihat khusus dan jihat umum.Jihat khusus adalah bertempur menghadapi musuh-musuh islam yang menyerang islam.Adapun jihat umum adalah Jihat di segala bidang kehidupan untuk menegakan kalimatullah.
Jihat dikatakan sebagai keharusan utama bila memenuhi salah satu dari tiga keadaan ini yaitu :
1.Musuh telah menyerbu negri islam
2.Imam atau negara telah memilih maju untuk perang
3.Tentara reguler tidak cukup untuk menghadapi musuh
Orang tua kandung memang wajar mendapatkan pengabdian utama dari para putra putrinya.Karena ALLAH telah mewajibkan untuk berbakti kepada orang tua srta anak menjalankan kewajibannya kepada ALLAH.Oleh karena itu anak harus mendapat izin dari orang tuanya sebelum ia pergi ke medan jihat.
Senin, 11 Mei 2009
40 TANGGUNG JAWAB ANAK TERHADAP ORANG TUA
25.BERUSAHA MENYENANGKAN HATI ORANG TUA
Anak merupakan permata yang tak terhingga bagi orang tua.Tempat curahan kasih sayang dantumpuan harapan.Orang tua sangat berharab anak dapat menyenangkan hatinya.Dalam usaha menyenangkan hati orang tua,setiap anak harus tahu mana yang menjadi hak Allah dan mana yang menjadi hak manusia.Yang dimaksut hak Allah adalah kewajiban yang dibebankan Allah kepada manusia,dan yang menjadi hak manusia adalah salah satunya kewajiban berbakti pada orang tua.Seperti hadist Rasulullah sebagaiberikut yang artinya:"Barang siapa membuat hati kedua orangtuanya ridha,maka sesungguhnya iatelah membuat Allah ridha kepadanya.Barang siapa yang membuat kedua hati orang tuanya murka,maka ia berarti membuat Allah murka kepadanya."(HR Bukhari)
Hadist diatas menegaskan bahwa anak harus membuat hati kedua orang tuanya ridha,karena murka Allah ada pada murka orang tua.Jadi selaku anak sudah sewajibnya kita mengikuti hadist Nabi diatas untuk kebahagian hidup dunia dan akhirat.
26.TIDAK MASUK KAMAR PRIBADI ORANG TUA TANPA IZINNYA
Didalam lingkungan keluarga ada akhlak yang sudah digariskan oleh islam.Diantara ketentuan itu adalah ada tiga waktu yang dilarang bagi anak untuk masuk kamar orang tuanya,yaitu:Sebelum shalat subuh,tengah hari dan sesudah shalat isya.Seperti firman Allah QS.An-Nuur(24) ayat 58:
"Hai orang-orang yang beriman hendaklah budak-budak(laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki dan orang-orang yang belum baligh diantara kamu,meminta izin kepadamu tiga kali(dalam satu hari)yaitu:sebelum shalat subuh,ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu ditengah hari dan setelah shalat isya'.Itulah tiga aurat bagi kamu.Tidak ada dosa atas mu dan tidak ada dosa selain dari (tiga waktu) itu.Mereka melayani kamu,sebagian kamu(ada keperluan)kepada sebagian (yang lain).Demikianlah,Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu.Dan Allah Maha Mengetauhi lagi Maha Bijaksana."
Pergaulan dalam rumah tangga harus diperhatikan oleh orang tua dan anak baik yang dewasa maupun belun.Anak juga dilarang melihat aurat orang tua walaupun ada ikatan mahram.Larangan ini ditegaskan Rasulullah dalam sabdanya:"Tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya dan tidak boleh laki-laki melihat aurat laki-laki lainnya."
Islam dengan ketat memberlakukan sopan santun dan batas aurat yabg tidak boleh dilihat maupun yang boleh dilihat sekalipaun ia adalah anaknya sendiri.Karena itu anak-anak yang akil baligh harus meminta izin kepada orang tuanya kalau ingin masuk kamar orang tuanya.
Anak merupakan permata yang tak terhingga bagi orang tua.Tempat curahan kasih sayang dantumpuan harapan.Orang tua sangat berharab anak dapat menyenangkan hatinya.Dalam usaha menyenangkan hati orang tua,setiap anak harus tahu mana yang menjadi hak Allah dan mana yang menjadi hak manusia.Yang dimaksut hak Allah adalah kewajiban yang dibebankan Allah kepada manusia,dan yang menjadi hak manusia adalah salah satunya kewajiban berbakti pada orang tua.Seperti hadist Rasulullah sebagaiberikut yang artinya:"Barang siapa membuat hati kedua orangtuanya ridha,maka sesungguhnya iatelah membuat Allah ridha kepadanya.Barang siapa yang membuat kedua hati orang tuanya murka,maka ia berarti membuat Allah murka kepadanya."(HR Bukhari)
Hadist diatas menegaskan bahwa anak harus membuat hati kedua orang tuanya ridha,karena murka Allah ada pada murka orang tua.Jadi selaku anak sudah sewajibnya kita mengikuti hadist Nabi diatas untuk kebahagian hidup dunia dan akhirat.
26.TIDAK MASUK KAMAR PRIBADI ORANG TUA TANPA IZINNYA
Didalam lingkungan keluarga ada akhlak yang sudah digariskan oleh islam.Diantara ketentuan itu adalah ada tiga waktu yang dilarang bagi anak untuk masuk kamar orang tuanya,yaitu:Sebelum shalat subuh,tengah hari dan sesudah shalat isya.Seperti firman Allah QS.An-Nuur(24) ayat 58:
"Hai orang-orang yang beriman hendaklah budak-budak(laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki dan orang-orang yang belum baligh diantara kamu,meminta izin kepadamu tiga kali(dalam satu hari)yaitu:sebelum shalat subuh,ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu ditengah hari dan setelah shalat isya'.Itulah tiga aurat bagi kamu.Tidak ada dosa atas mu dan tidak ada dosa selain dari (tiga waktu) itu.Mereka melayani kamu,sebagian kamu(ada keperluan)kepada sebagian (yang lain).Demikianlah,Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu.Dan Allah Maha Mengetauhi lagi Maha Bijaksana."
Pergaulan dalam rumah tangga harus diperhatikan oleh orang tua dan anak baik yang dewasa maupun belun.Anak juga dilarang melihat aurat orang tua walaupun ada ikatan mahram.Larangan ini ditegaskan Rasulullah dalam sabdanya:"Tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya dan tidak boleh laki-laki melihat aurat laki-laki lainnya."
Islam dengan ketat memberlakukan sopan santun dan batas aurat yabg tidak boleh dilihat maupun yang boleh dilihat sekalipaun ia adalah anaknya sendiri.Karena itu anak-anak yang akil baligh harus meminta izin kepada orang tuanya kalau ingin masuk kamar orang tuanya.
Minggu, 10 Mei 2009
40 TANGGUNG JAWAB ANAK TERHADAP ORANG TUA
23.MENYAMBUNG IKATAN SILATURAHMI DENGAN SAHABAT ORANG TUA
Dalam pergaulan ditengah masyarakat terkadang kita mempunyai beberapa sahabat,begitu juga orang tua kita.Kadang-kadang persahabatan itu melibatkan dua keluarga,sehingga hubungan itu serasa seperti saudara kandung.Ikatan inilah yang tetap dijaga sianak seandainya orang tua sudah tidak ada lagi.Dengan menjalankan ini serasa tali persahabatan itu semakin erat dengan para sahabat orang tua.Sehingga kita dapat tempat mencurahkan masalah kepada sahabat orang tua.Dan hubungan itu tetap kekal diantara kedua keluarga .
24.TIDAK MENGINGKARI NASAB ORANG TUA
ALLAH berfirman dalam QS.An-Nisaa'(4) ayat 1 yang artinya :"Hai sekalian manusia,bertaqwalah kamu kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri,dan darinya ALLAH menciptakan istrinya,dan dari keduanya ALLAH memperkembangbiakan laki-laki dan perempuan yang banyak.Dan bertaqwalah kepada ALLAH yang dengan(mempergunakan)nama-Nys kamu saling meminta (satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturahmi,sesungguhnya ALLAH selalu mengawasi kamu."
Didalam ayat diatas dijelaskan bahwa ALLAH menciptakan manusia dari seorang diri,kemudiam menciptakan istri untuk melanjutkan keturunan.nah keturunan inilah yang biasa disebut nasab,dalam kehidupan mungkin saja sianak tidak mengakui nasab orang tuanya.Misalnya sianak gagah sedang orang tuanya mempunyai cacat pisik,karena malu sianak tidak mengakui dia sebagai orang tuanya,Na'uzubillah.Terkadang karena keberhasilannya sianak sampai mengakui orang lain sebagai oraang tuanya.Beberapa hal yang harus dilakukan supaya tidak terjadi pengingkaran nasab adalah:
1.melarang adopsi 2.mencegah tindak kekerasan pada anak 3.menyadarkan setiap orang bahwa tidak ada orang lahir tanpa orang tua
4.memberikan pendidikan untuk menghormati orang tua
Dengan langkah-langkah semacam ini insyaallah dapat dicegah sikap anak yang mengingkari nasab orang tuanya .Cara satu-satunya yang sempurna ialah dengan pendidikan Islam.
Dalam pergaulan ditengah masyarakat terkadang kita mempunyai beberapa sahabat,begitu juga orang tua kita.Kadang-kadang persahabatan itu melibatkan dua keluarga,sehingga hubungan itu serasa seperti saudara kandung.Ikatan inilah yang tetap dijaga sianak seandainya orang tua sudah tidak ada lagi.Dengan menjalankan ini serasa tali persahabatan itu semakin erat dengan para sahabat orang tua.Sehingga kita dapat tempat mencurahkan masalah kepada sahabat orang tua.Dan hubungan itu tetap kekal diantara kedua keluarga .
24.TIDAK MENGINGKARI NASAB ORANG TUA
ALLAH berfirman dalam QS.An-Nisaa'(4) ayat 1 yang artinya :"Hai sekalian manusia,bertaqwalah kamu kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri,dan darinya ALLAH menciptakan istrinya,dan dari keduanya ALLAH memperkembangbiakan laki-laki dan perempuan yang banyak.Dan bertaqwalah kepada ALLAH yang dengan(mempergunakan)nama-Nys kamu saling meminta (satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturahmi,sesungguhnya ALLAH selalu mengawasi kamu."
Didalam ayat diatas dijelaskan bahwa ALLAH menciptakan manusia dari seorang diri,kemudiam menciptakan istri untuk melanjutkan keturunan.nah keturunan inilah yang biasa disebut nasab,dalam kehidupan mungkin saja sianak tidak mengakui nasab orang tuanya.Misalnya sianak gagah sedang orang tuanya mempunyai cacat pisik,karena malu sianak tidak mengakui dia sebagai orang tuanya,Na'uzubillah.Terkadang karena keberhasilannya sianak sampai mengakui orang lain sebagai oraang tuanya.Beberapa hal yang harus dilakukan supaya tidak terjadi pengingkaran nasab adalah:
1.melarang adopsi 2.mencegah tindak kekerasan pada anak 3.menyadarkan setiap orang bahwa tidak ada orang lahir tanpa orang tua
4.memberikan pendidikan untuk menghormati orang tua
Dengan langkah-langkah semacam ini insyaallah dapat dicegah sikap anak yang mengingkari nasab orang tuanya .Cara satu-satunya yang sempurna ialah dengan pendidikan Islam.
Jumat, 08 Mei 2009
40 TANGGUNG JAWAB ANAK TERHADAP ORANG TUA
20.MEMBANTU ORANG TUA YANG TELAH WAFAT DENGAN AMAL SHALEH
Hubungan darah anak dengan orang tuanya tidak bisa terpisah walau sampai kealam kubur.Karena hubungan darah antara anak dan orang tua tetap terjalin abadi.Pengabdian anak tidak terbatas waktu orang tua masih hidup saja,tetapi pengabdian itu terus berlanjut saat orang tua sudah wafat.Anak dapat mengabdi kepada orang tuanya dengan mendo'akan mereka yang meninggal.Seperti hadits Rasulullah yang artinya sebagai berikut:"Apabila seorang anak Adam meninggal dunia,maka amalnya terputus kecuali tiga macam yaitu:harta yang diwaqafkandirinya ,ilmu yang bermangfaat dan do'a anak yang shaleh yang mendoakan dirinya.
Dalam hadist diats dijelaskan bahwa jika manusia meninggal terputus amalnya kecuali yang salah satunya adalah doa anak yang shaleh.Inilah harapan orang tua dialam kubur,dengan mendo'akan orang tua akan dapat melapangkan mereka dialam kuburnya.Anak juga boleh melakukan sedekah yang pahalanya diberikan untuk kebaikan orang tua yang telah meninggal dunia.
21.MEMBANTU USAHA ORANG TUA
Bagi orang tua yang memiliki usaha seperti perdagangan,pertanian,pertenakan dan usaha-usaha lainnya sudah sewajibnya anak ikut membantu usaha orang tua.Dalam membantu usaha orang tua anak tidak harus menunggu perintah dari orang tua,tapi dilakukan dengan kesadaran sendiri.Karena hasil usaha itu untuk kepentingan keluarga.
Seperti firman ALLAH DALAM QS Al-qashash (28) ayat 23 yang artinya:
"Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri madyan ,ia menjumpai disana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya),dan ia menjumpai
dibelakang orang banyak itu dua orang wanita yang sedang menahan ternaknya.Musa berkata:"Apakah maksutmu( dengan berbuat begitu)? Kedua wanita itu menjawab :"Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami )sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya)sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya."
Dalam ayat diatas dikisahkan ALLAH tentang anak-anak perempuan Nabi Syu'aib yang membantu orang tuanya mengembalakan ternak.Sedang anak perempuan Nabi saja mau seperti itu apa lagi kita anak laki-laki,sudah seharusnya membantu orang tua dalam usahanya.
22.MEMBANTU ORANG TUA MENYANTUNI KERABATNYA
Orang tua kita terkadang masih memilki kerabat yang masih hidup misalnya paman,bibi,keponakan atau anngota kerabat yang masih mempunyai ikatan darah dengan orang tua.Diantara para kerabat itu ada kehidupannya yang tinggung oleh orang tua karena kemiskinannya.misalnya kehidupan bibi dari pihak ayah yang miskin yang tidak ada lagi yang memikul kehidupannya,sudah kewajiban ayah kita sebagai saudara laki-laki yang membantu saudara perempuannya.Oleh karena itu sudah seharusnya kita melanjutkan tugas ayah kita dalam membantu kerabatnya itu.
Hubungan darah anak dengan orang tuanya tidak bisa terpisah walau sampai kealam kubur.Karena hubungan darah antara anak dan orang tua tetap terjalin abadi.Pengabdian anak tidak terbatas waktu orang tua masih hidup saja,tetapi pengabdian itu terus berlanjut saat orang tua sudah wafat.Anak dapat mengabdi kepada orang tuanya dengan mendo'akan mereka yang meninggal.Seperti hadits Rasulullah yang artinya sebagai berikut:"Apabila seorang anak Adam meninggal dunia,maka amalnya terputus kecuali tiga macam yaitu:harta yang diwaqafkandirinya ,ilmu yang bermangfaat dan do'a anak yang shaleh yang mendoakan dirinya.
Dalam hadist diats dijelaskan bahwa jika manusia meninggal terputus amalnya kecuali yang salah satunya adalah doa anak yang shaleh.Inilah harapan orang tua dialam kubur,dengan mendo'akan orang tua akan dapat melapangkan mereka dialam kuburnya.Anak juga boleh melakukan sedekah yang pahalanya diberikan untuk kebaikan orang tua yang telah meninggal dunia.
21.MEMBANTU USAHA ORANG TUA
Bagi orang tua yang memiliki usaha seperti perdagangan,pertanian,pertenakan dan usaha-usaha lainnya sudah sewajibnya anak ikut membantu usaha orang tua.Dalam membantu usaha orang tua anak tidak harus menunggu perintah dari orang tua,tapi dilakukan dengan kesadaran sendiri.Karena hasil usaha itu untuk kepentingan keluarga.
Seperti firman ALLAH DALAM QS Al-qashash (28) ayat 23 yang artinya:
"Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri madyan ,ia menjumpai disana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya),dan ia menjumpai
dibelakang orang banyak itu dua orang wanita yang sedang menahan ternaknya.Musa berkata:"Apakah maksutmu( dengan berbuat begitu)? Kedua wanita itu menjawab :"Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami )sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya)sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya."
Dalam ayat diatas dikisahkan ALLAH tentang anak-anak perempuan Nabi Syu'aib yang membantu orang tuanya mengembalakan ternak.Sedang anak perempuan Nabi saja mau seperti itu apa lagi kita anak laki-laki,sudah seharusnya membantu orang tua dalam usahanya.
22.MEMBANTU ORANG TUA MENYANTUNI KERABATNYA
Orang tua kita terkadang masih memilki kerabat yang masih hidup misalnya paman,bibi,keponakan atau anngota kerabat yang masih mempunyai ikatan darah dengan orang tua.Diantara para kerabat itu ada kehidupannya yang tinggung oleh orang tua karena kemiskinannya.misalnya kehidupan bibi dari pihak ayah yang miskin yang tidak ada lagi yang memikul kehidupannya,sudah kewajiban ayah kita sebagai saudara laki-laki yang membantu saudara perempuannya.Oleh karena itu sudah seharusnya kita melanjutkan tugas ayah kita dalam membantu kerabatnya itu.
Langganan:
Postingan (Atom)